Sehingga petugas perangkat upacara sibuk juga dengan persiapan lomba. Mudah-mudahan mereka bisa membagi waktu dengan sebaik-baiknya.
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2013!




Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menerapkan sistem barcode pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013. Sistem ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kebocoran soal UN 2013, menggantikan sistem kode pengaman di UN tahun lalu.
Dalam rapat persiapan Posko UN 2013 dengan Tim Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemdikbud, Rabu (3/4), Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Khairil Anwar Notodiputro menjelaskan panitia persiapan akan menyatukan naskah soal dan LJUN. Kemudian, barcode akan ditempatkan di sisi kedua lembaran yang disatukan tersebut. Khairil menyatakan para siswa diharapkan dapat mengisi nama, dan nomor ujian sebelum kedua lembar itu dipisahkan oleh pengawas ruang ujian.
Khairil mencontohkan apabila terdapat siswa yang ingin mencontek, atau bahkan menyobek, dan menukar LJUN yang dimiliki dengan LJUN temannya, maka hal itu dapat terhindari. “LJUN, dan naskah adalah satu kesatuan, apalagi terdapat barcode, maka kemungkinan untuk bocor juga tidak mungkin,” jelas Khairil.
Selain itu, antisipasi pengamanan juga diberlakukan dengan penerapan 20 tipe soal UN, dengan tingkat kesukaran yang sama. Artinya, para peserta didik akan mendapatkan naskah soal UN yang berbeda satu dengan yang lain. Apabila jumlah peserta didik melebihi jumlah tipe soal, pihak sekolah harus membagi dua jumlah tersebut, untuk menempatkan mereka di kelas berbeda. Sehingga, para peserta didik akan mendapatkan masing-masing satu tipe soal UN.


OM Swastyastu,
Melarapan antuk manah ning, suci nirmala lan rahina sane suci niki kaluarga ageng SMP Dwijendra Denpasar sami ngaturang Rahajeng Galungan lan Kuningan sareng sinamian, dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa ngicenin kerahayuan lan kerahajengan labda karya sida sidaning don ring sejeroning pemargi tur napi sane keaptiang ida, state ngicen pemargi sane becik.
Om Santih, santih, santih Om
........bolehkan doa baik dari orang lain disebarkan.
Perjalanan semester genap SMP Dwijendra ternyata sudah mencapai setengah perjalanan. Sesuai dengan kalender pendidikan setiap tengah semester diadakan tes tengah semester (tes blok) sudah diadakan dari tanggal 4 Maret sampai dengan 8 Maret 2013, maka sebagai bentuk tanggung jawab sekolah kepada orang tua/wali siswa telah dibagikan Laporan Nilai Tengah Semester Genap Tahun Pelajaran 2012/2013 pada Hari Sabtu, 23 Maret 2013.
Bertepatan dengan Galungan dan Kuningan, maka kelas VII dan VIII diberikan masa belajar dirumah dari tanggal 25 Maret sampai 6 April 2013. Sedangkan bagi siswa kelas IX, akan mengikuti Ujian Pemantapan Kota mulai Senin, 1 April sampai dengan 4 April 2013.

